MUSEUM SITUS SONG TERUS
| Type | : | Culture Education |
| Location | : | Pacitan - East Java |
| Size | : | 9.176 sqm |
| Status | : | Idea |
| Team | : | Yonav Partana, Ajiv Parnata, Pelangi, Pebi, Arief, Jefi, Irina |
Dialog Bentang Alam. Proses panjang Evolusi Karstik Gunung Sewu di mana terjadi pembentukan landskap bukit dan lembah kapur, gua, ceruk gamping, sungai bawah tanah dan kolam air (dolina) menjadi landmark alami yang ada di Kawasan Selatan Jawa ini. Bersanding dengan landmark alami tersebut, Museum Song Terus hadir sebagai landmark buatan manusia dan berfungsi sebagai wadah bagi jejak sejarah peradaban serta dinamika evolusi manusia purba sejak Periode Pleistosen sampai pada Periode Holosen.
Komposisi bentuk geometris yang sederhana dan teratur menjadi penanda bahwa museum hadir bukan untuk berdiri angkuh namun lebih untuk menghargai dan berdialog dengan alam serta menjadi bagian dari alam. Keselarasan dan keserasian diwujudkan dalam bentuk penggunaan material alami dan vegetasi yang ada di kawasan tersebut pada bangunan museum yang pengolahannya dapat dilakukan dengan kearifan lokal masyarakat setempat.
Human-Centric Museum. Fokus edukasi dan semangat memberi pelayanan yang terbaik bagi pengunjung museum yang merupakan etalase peradaban bangsa dan dunia didukung oleh aktivitas penelitian yang mendalam dan terus menerus, sistem perawatan terpadu dan penataan koleksi yang menarik dengan kreatifitas tinggi menjadi tujuan dan fungsi utama dari museum. Edukasi kepada pengunjung diharapkan dapat dipadukan dengan unsur hiburan yang juga mengangkat dan mengembangkan karakteristik budaya lokal sehingga dapat menarik minat pengunjung domestik maupun internasional. Konsep perpaduan edukasi dan hiburan sangat berpotensi untuk memberikan pendapatan tidak hanya bagi keberlanjutan dan kemandirian dari museum tapi juga bagi daerah tersebut. Sehingga museum diharapkan menjadi ruang ekspresi seni dan budaya serta generator ekonomi bagi masyarakat sekitar.







